Logo
images

Telaah Sejawat Untuk Menjaga dan Meningkatkan Kualitas dan Efektivitas APIP

 

PENDAHULUAN

Inspektorat Daerah atau Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) memiliki peran sebagai Quality Assurance yaitu menjamin bahwa suatu kegiatan dapat berjalan secara efisien, efektif dan ekonomis serta sesuai dengan aturannya dalam mencapai tujuan organisasi. Tugas pokok Inspektorat Daerah adalah pelaksaan “pengawasan dan pemeriksaan” dengan melakukan tindakan preventif untuk mencegah terjadinya kesalahan kesalahan dalam pelaksanaan program dan kegiatan oleh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) serta memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah terjadi  agar kesalahan-kesalahan tersebut tidak terulang untuk masa yang selanjutnya.

 

TUJUAN TELAAH SEJAWAT

Untuk menjaga dan meningkatkan kualitas serta efektivitas pengawasan intern APIP, perlu dilakukan suatu Program Pengembangan dan Penjaminan Kualitas/Quality Assurance and Improvement Program (QAIP) yang dilakukan secara berkesinambungan. Hal tersebut sesuai dengan Standar Audit Intern Pemerintah Indonesia (SAIPI) – Program Pengembangan dan Penjaminan Kualitas dan The IIA’s International Standards For The Professional Practice Of Internal Auditing Tahun 2017 yang menyatakan bahwa pimpinan APIP harus merancang, mengembangkan, dan menjaga program pengembangan dan penjaminan kualitas yang meliputi semua aspek kegiatan audit intern.

Program pengembangan dan penjaminan kualitas ini harus mencakup penilaian intern dan penilaian ekstern. Penilaian ekstern dilaksanakan paling kurang satu kali dalam lima tahun oleh pihak yang independen dan berkualitas yang berasal dari luar APIP. Penilaian ekstern dapat dilakukan melalui: 1. penilaian oleh pihak independen yang mempunyai keahlian di bidang Pengawasan Intern, seperti Kantor Akuntan Publik; 2. penilaian mandiri dengan validasi oleh pihak ekstern; dan/atau 3. telaah sejawat oleh APIP lain. Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) memilih penilaian ekstern dengan cara pendekatan pertama yaitu melalui kegiatan telaah sejawat (peer review) oleh APIP lainnya yang selanjutnya disebut Telaah Sejawat Ekstern.

 

PELAKSANAAN TELAAH SEJAWAT

Dalam pelaksaan telaah sejawat, Komite Telaah Sejawat Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) telah mengeluarkan pedoman telaah sejawat. Dalam pedoman AAIPI dijelaskan proses kegiatan telaah sejawat yang terbagi dalam 4 (empat) tahapan yaitu : Tahap Perencanaan, Tahap Pelaksanaan, Tahap Pelaporan dan Tahap Tindak Lanjut.

 

Tahap Perencanaan

 Pada tahap perencanaan APIP penelaah pertama harus menyepakati ruang ligkup telaah sejawat. Setelah ruang lingkup telaah sejawat disepakati kemudian APIP penelaah menyiapkan dan memilih tim penelaah. Kemudian tim penelaah membuat kesepakatan waktu telaah sejawat, apabilah waktu tersebut telah disepakati tim penelaah memyiapkan dokumen administrasi dalam hal penugasan telaah sejawat. Untuk memperoleh informasi awal tim penelaah dapat menyusun daftar permintaan dokumen/data sebelum dilakukan pertemuan. Selanjutnya tim penelaah melakukan pertemuan awal/pendahuluan untuk mendapatkan informasil lebih lanjut.

 

Tahap Pelaksanaan

Tim Penelaah melakukan Entry Meeting, kemudian melakukan pengujian yang meliputi penilaian terhadap penugasan penjaminan dan konsultansi yang dilakukan APIP yang ditelaah. Selain melakukan penilain terhadap dokumen yang diminta dalam tahap perencanaan, Tim Penelaah dapat melakukan Survei, Wawancaran dengan pejabat/pegawai/pihak lain yang terkait untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam.

Penilaian dikelompokkan menjadi empat pengelompokan berdasarkan persentase kesesuaiannya dengan standar yaitu “Sangat Baik” (90% -100%), “Baik” (70% - 89%), “Cukup Baik” (50% - 69%), dan “Kurang Baik” (0% - 49%). Hasil peniliaian kemudian dibahas untuk menyepakati hasil penilaian sementara, temuan,rekomendasi, tanggapan, serta rencana tindak lanjut dari APIP yang Ditelaah. Berita Acara Hasil Telaah Sejawat yang telah disepakati, ditandatangani oleh Pimpinan APIP yang Ditelaah dan Penanggung Jawab Tim Penelaah.

Kemudian Tim penelaah melalukan Exit Meeting sekaligus menyampaikan hasil penilaian sementara. Sebelum menetapkan hasil nilai akhir untuk menjaga kualitas/mutu telaah sejawat extern tim penelahan dapat melakukan Quality Control atas hasil penilaian sementara kepada Komite Telaah Sejawat dan Tim Penelaah harus menetapkan hasil penilaian akhir sesuai dengan hasil setelah dilakukan Quality Control.

Apabila Hasil Penilaian setelah dilakukan Quality Control berbeda dengan hasil penilaian sementara maka  Tim Penelaah harus menyesuaikan dan menetapkan hasil penilaian akhir sesuai dengan penilaian setelah dilakukan Quality Control dan dituangkan dalah Berita Acara Hasil Telaah Sejawat.

 

Tahap Pelaporan

Setelah Tim Penelaah selesai melaksanakan semua proses pada Tahap Pelaksanaan kemudian menyusun laporan yang mencakup simpulan penugasan, uraian atas prakti-prakti terbaik, temuan dan rekomendasi, area-area yang perlu diperbaiki, serta tanggapan dari pimpinan APIP yang ditelaah. Laporan Hasil Telaah Sejawat Ekstern diterbitkan oleh masing-masing APIP Penelaah kemdian disampaikan kepada APIP yang Ditelaah. Selanjutnya APIP yang Ditelaah mengomunikasikan hasil telaah sejawat ekstern ini kepada para pemangku kepentingan dalam bentuk Laporan Kinerja Tahunan APIP, nota dinas, atau bentuk laporan lainya lain sesuai kebijakan internal APIP masing-masing. Apabila hasil penilaian akhir berbedadengan hasil penilaian sementara, maka Tim Penelaah harus menyesuaikan Berita Acara Hasil Telaah Sejawat dan mengomunikasikannya kepada APIP yang Ditelaah.

 

Tahap Tindak Lanjut

Setelah Tim telaah selesai melakukan kegiatan telaah sejawat, rekomendasi dan area-area yang perlu diperbaiki yang termuat dalam laporan telaah sejawat akan dipantau dan dinilai tindak lanjutnya maksimal 5 (lima) tahun setelah penilaian. Kemudian hasil penilaian tidak lanjut dapat digunakan untuk penilaian telaah sejawat selanjutnya.

 

Demikian semoga bermanfaat.

[1]. Keputusan Ketua Umum DPN AAIPI Nomor KEP-43/AAIPI/DPN/2019 tanggal 31 Juli 2019 tentang Pedoman Telaah Sejawat Ektern Aparat Pengawas Intern Pemerintah.

 

Penulis :

NANDANG RIZKI AJI, S.E.

Auditor Pertama Inspektorat Daerah Kabupaten Way Kanan


TAG

Tinggalkan Komentar